Dewan Mengaku Tidak Pernah Diajak Duduk Bersama Membahas Sosialisasi Amnesti Pajak

Suara Bojonegoro     Sabtu, September 24, 2016    















Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - "Jujur, kita belum pernah bersinggungkan secara langsung dengan Kantor Pajak Bojonegoro, terkait kesulitan sosialisasi Tax Amnesty kantor pajak, artinya kita belum pernah bicarakan soal itu," kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Ahmad Sunjani, saat menghadiri acara sosialisasi amnesti pajak di salah satu Hotel di jalan MH Thamrin Bojonegoro. Jum'at (23/9/16).

Dijelaskan pula olehnya, selain selama ini pihaknya mengaku belum adanya koordinasi dengan pihak Kantor Pelayanan Pajak (Kpp) Pratama Bojonegoro terkait program amnesti pajak, beberapa waktu yang lalu pihaknya saat membahas KUA PPAS P APBD 2016, ketika meminta laporan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, kemudian beberapa minggu sebelumnya dilaporkan terjadi peningkatan salah satunya dari sektor pajak hotel.

"Artinya terjadi fluktuasi yang fluktuatif dari tahun yang berbeda dengan konteks pendapatan. Maksimalisasi sosialisasi pajak ini menjadi sesuatu penting dan harus dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten, agar pihak kami tahu. Justru saya tau ini partai kami saat menggelar pelatihan di Surabaya," tandasnya.

Selanjutnya, ia berharap, kedepan, KPP Pratama Bojonegoro perlu menyediakan ruang sosialisasi tax amnesty, sehingga ada koneksititas program pemerintah untuk rakyat.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Kepala KPP Pratama Bojonegoro, Amir Mahmud mengatakan, pihaknya mengaku selama ini sudah pernah mencoba mengajak pihak Legislatif untuk duduk bersama, mendiskusikan terkait amnesti pajak.

"Mohon maaf untuk DPRD, anak buah saya utus untuk datang, minta waktu, katanya sibuk, tapi kita sudah datang," ungkapnya saat menjadi Narasumber sosialisasi amnesti pajak bersama DPR RI, Anna Muawanah.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .