Disinggung Terima Gaji Dobel, Sekdes PNS Angkat Bicara

Suara Bojonegoro     Jumat, September 02, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro beberapa waktu lalu mentarget Raperda tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa bisa disahkan menjadi Perda pada tahun ini agar salah satunya status sekretaris desa (Sekdes) bisa diisi oleh umum bukan dari pegawai negeri sipil (PNS) dan Sekdes PNS segera ditarik oleh Pemerintahan Daerah karena lebih dirasa membebani karena bisa jadi menerima gaji PNS dan dari Pemerintahan Desa. Kamis 01/08/2016

Salah satu sekretaris desa (Sekdes) berstatus PNS Parlin mengatakan jika masalah Sekdes PNS dan tata cara pengaturan keuangan desa sudah diatur dalam Perda sehingga tidak ada yang tumpang tindih.

"Desa tidak pernah menggaji Sekdes PNS, dalam aturan Perda tidak diperbolehkan karena sudah digaji oleh pemerintah," kata Sekdes Mojodelik Kecamatan Gayam, Bojonegoro.

Namun, pihaknya mengakui jika meskipun tidak digaji oleh desa tapi mendapat tunjangan kinerja itupun besarannya sudah ditetapkan dan diatur oleh Perda.

"Besaran tunjangan tidak seenaknya sendiri," tambahnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .