DPC HKTI Bojonegoro Prihatin Nasib Petani Tembakau

Suara Bojonegoro     Senin, September 19, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bojonegoro menyesalkan jika nasib petani tembakau di Bojonegoro masih sangat memprihatinkan padahal akhir-akhir ini isu kenaikan harga rokok mencapai Rp 50.000.

"Saat ini petani masih susah dalam penjual hasil tembakau," kata Ketua DPC Pemuda Tani HKTI Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, petani masih susah masuk ke perusahaan rokok bahkan beberapa perusahaan rokok di Bojonegoro yang sebelumnya bekerja sama dengan Pemkab Bojonegoro seperti Gudang Garam juga sampai saat ini belum melakukan pembelian tembakau milik petani Bojonegor.

"Jadi, adanya isu kenaikan rokok menjadi Rp 50.000 tidak memberikan dampak positif bagi petani tembakau," tambahnya.

Anam menambahkan, isu kenaikan rokok tersebut berati tidak memberikan dampak positif bagi petani tembakau bahkan jika isu tersebut benar terjadi maka belum tentu akan mensejahterakan petani tembakau. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .