Jumlah Sumur Ilegal Semakin Marak

Suara Bojonegoro     Selasa, September 20, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pertamina Asset 4 Field Cepu menyampaikan jika untuk saat ini pengelolaan sumur tua oleh paguyuban lebih baik jika dibandingkan Koperasi Unit Desa (KUD), hal tersebut disampaikan Field Manager Pertamina Asset 4 Field Cepu Agus Amperiyanto. Selasa 20/09/2016

Menurutnya jika hal tersebut dikarenakan paguyuban lebih patuh karena tidak melakukan illegal drilling dan selalu menyampaikan ijin jika akan melakukan perawatan atau pekerjaan di sumur.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun suarabojonegoro.com bahwa ada peningkatan jumlah sumur ilegal.

* Jumlah sumur saat masih dikelola KUD
- Sesuai kontrak dengan KUD UJB ada sebanyak 111 titik sumur dengan jumlah yang dioperasikan dilapangan sebanyak 210.
- Sesuai kontrak dengan KUD Sumber Pangan ada sebanyak 60 titik sumur dengan jumlah yang dioperasikan dilapangan sebanyak 302.
- Sesuai kontrak dengan KUD Karya Sejahtera ada sebanyak 31 titik sumur dengan jumlah yang dioperasikan 48.

* Jumlah sumur saat dikelola Paguyuban Penambang
- Sesuai kontrak dengan paguyuban Wonocolo ada sebanyak 60 titik sumur dengan jumlah dilapangan sebanyak 225.
- Sesuai kontrak dengan paguyuban Wonomulyo ada 111 titik sumur dengan jumlah dilapangan sebanyak 495.

Sehingga dari data tersebut saat masa pengelolaan di KUD ada sebanyak 563 titik sumur yang beroprasi dengan rincian 202 titik sesuai kontrak dan 361 ilegal sedangkan saat pengelolaan di paguyuban penambang ada 720 titik sumur dengan rincian sesuai kontrak sebanyak 172 titik dan ilegal 549. (Ney/Red)

Foto: Dok. Suarabojonegoro.com (Sumur Tua di Wonocolo)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .