Korban Pemerkosaan Takut Jika Ada Ancaman

Suara Bojonegoro     Selasa, September 20, 2016    

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Pada saat salah satu Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro berkunjung ke rumah korban kasus pemerkosaan anak dibawah umur yang beralamat di Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, korban yang berinisial Bunga (bukan nama sebenarnya. Red) 15 tahun, bercerita banyak kepada Sally Atyasasmi. Korban mengaku sempat takut kalau ada ancaman-ancaman yang datang, baik ancaman yang terlihat langsung mapun ancaman yang tak terlihat.

"Beberapa kali keluarganya (tersangka) datang kesini, ngajak damai, sampai akan diberi uang juga. Ini tentang harga diri bukan apa-apa, maka kami tolak," kata Ibu korban menerangkan dengan wajah sedih.

Saat Anggota Komisi C yang juga membidangi perempuan dan anak tersebut menanyakan kondisi fisik dan sikis korban, korban menjawab jika sampai sampai hari ini kondisinya sehat dan masih sedikit trauma.

"Alhamdulillah sehat mbak," kata Korban.

Lebih jauh, sally memberi motifasi kepada korban, agar korban tetap semangat, tetap optimis menjalani aktifitas sehari-hari. Ia juga menawarkan jika ada keluhan atau curhatan segera menghubungi pihak yang diyakini bisa memberi solusi. Korban yang juga putus sekolah tersebut sempat ditawari olenya untuk melanjutkan sekolah lagi.

"Kalau mau melanjutkan sekolah lagi kami akan bantu berkomunikasi dengan pihak Dinas Pendidikan," kata Sally.

Kemudian, si korban merespon tawaran untuk melanjutkan sekolah lagi." Insyaallah mbak, saya juga punya niatan untuk sekolah lagi," jawabnya.

Diakhir pertemuan tersebut, Sally juga memberikan nomer handphonya ke korban. Dengan harapan jika ada sesuatu atau mau becurhat bisa menghubungi nomer tersebut.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .