Mahasiswa Non AKN Di Bojonegoro Merasa Dianak Tirikan

Suara Bojonegoro     Rabu, September 28, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Aliansi Mahasiswa Bojonegoro diperlakukan seperti anak tiri oleh Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro jika dibandingkan mahasiswa kampus kebanggaan Pemkab Bojonegoro Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro rintisan Politeknik Negeri Malang.

Seperti yang disampaikan para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Bojonegoro bahwa keputusan Bupati Bojonegoro sangat mencederai hati mahasiswa di Bojonegoro yang memberikan beasiswa kepada kampus di Bojonegoro tidak rata.

Bagaimana tidak, kampus AKN mendapatkan beasiswa Pemkab sebesar Rp 2 juta untuk 200 mahasiswa AKN sedangkan kampus lain seperti IKIP PGRI Bojonegoro mendapat 23, Unigoro 8, At Tanwir 30, IAI 22, bidik misi Unesa 12 dengan besaran Rp 12 juta, Stikes Icsada Bojonegoro 17 dan terakhir STIT Muhammadiah 12.

" Semua tersebut lantaran keinginan Bupati Bojonegoro untuk mengurangi pengangguran. Namun hal tersebut sampai saat ini tidak terbukti," kata salah satu mahasiswa dalam orasinya.

Sekedar untuk mengingatkan AKN Bojonegoro mendapat bantuan bangunan dari APBD Bojonegoro tahun 2016 Rp 52 miliar yang saat ini masih dinamakan gedung pusdiklat sedangkan ditahun sebelumnya AKN juga sempat mendapat bantuan hibah tanah dari Pemkab Bojonegoro. Selain itu proses penganggaran juga tidak melalui pembahasan draf KUA PPAS dan tiba tiba muncul dalam APBD 2016. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .