Musim Kemarau Omset Pengusaha Batu Bata Turun Drastis

Suara Bojonegoro     Rabu, September 21, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Musim kemarau yang melanda wilayah Bojonegoro berdampak buruk bagi pembuat batu bata di Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, pasalnya mereka kekurangan bahan baku pembuatan batu bata sehingga mempengaruhi jumlah produktivitasnya.

Kendala tersebut terjadi sejak area bendung gerak telah tertata sehingga dapat meminimalizir terjadinya banjir di sekitar lokasi. padahal saat musim hujan bahan baku dan lahan pembuatan bata tersebut sangat melimpah.

Saiful salah satu pembuat bata menyatakan bahwa sekarang ini produksi batanya merosot tajam dari 1000 bata menjadi 500 bata per harinya. Sehingga mempengaruhi omzetnya yang turun sebesar 50 persen, pada hari biasa ia dapat memperoleh hasil 50 ribu per musim namun saat ini hanya mendapat 30 ribu permusim.

“Produksi bata saya merosot tajam yang biasanya bisa mencapai 1000 bata perhari kini menjadi 500 bata saja,  jadi pendapatan saya ya turun separo,“ katanya pada suarabojonegoro.com, Rabu (20/9/16).

Namum terkait pembuatan bata ada dampak positif di musim kemarau ini yaitu pada proses pengeringannya. Menurut abdul manan salah satu pengusaha bata bahwa saat kemarau bata cepat kering dan mudah diprodusi sehingga apabila tak kesulitan bahan baku dalam sehari dapat memprodukai 1000 bata padahal saat musim penghujan selama 3 hari baru dapat mrmbuat 600 bata.

“Sisi positifnya saat musin kemarau bata cepet kering jadi mudah diproduksi. “ kata Abdul Manan. (Ina/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .