Omzet Pedagang Ikan Laut Turun Drastis

Suara Bojonegoro     Kamis, September 15, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Seperti halnya  pedagang daging ayam di pasar tradisional kota Bojonegoro yang mengalami penurunan omset drastis akibat banyaknya daging hewan kurban , keadaan serupa juga dialami oleh pedagang ikan laut. Kamis (15/9/16).

Sejak lebaran idul Adha hingga sekarang ini  tak banyak pembeli yang menyerbu pedagang Ikan laut, sehingga pedagang tidak berani menyediakan ikan dalam jumlah banyak.

Gista, Salah satu pedagang ikan laut menyebutkan bahwa sejak lebaran kemarin pendapatan nya turun 50 % dibanding hari-hari biasa, selain itu sejak 2 hari lalu pasokan ikan laut dari nelayan terbatas pasalnya sedikitnya jumlah nelayan yang melaut saat lebaran idul Adha.

"Dua hari ini memang sulit cari ikan laut karena pasokan ikan dari nelayan juga sedikit." kata Gista. Keterbatasan ikan laut membuat Gista harus menjual ikan tambak jenis nila, bandeng dan lele.

Sementara, harga jual ikan laut maupun ikan tambak yang ia jual masih tergolong stabil, untuk ikan nila masih stabil dengan harga Rp35 ribu per kilogramnya, ikan tengiri masih relatif mahal dengan harga Rp80 ribu rupiah per kilogramnya.

Kestabilan harga juga terjadi pada kepiting yang masih bertahan dengan harga Rp35 ribu perkilogram dan kakap yang stabil dengan harga jual Rp35 ribu per kilogramnya.

"Yang paling mahal harga ikan tengiri mencapai Rp80 ribu per kilogramnya." Tambahnya. (Ina/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .