Pilkades Sistem E-Voting Belum Pasti

Suara Bojonegoro     Rabu, September 21, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Bojonegoro gelombang pertama yang akan dilakukan bulan November 2016 diikuti 32 desa direncanakan akan melakukan dengan sistem E-Voting namun rencana tersebut tidak mulus karena sistem Pilkades tersebut tidak sesuai Perda nomor 13 tahun 2015 tentang kepala desa pasal 44. Rabu 21/09/2016

Hal tersebut membuat eksekutif akan mempelajari dasar hukumnya terkait pilkades dengan menggunakan sistem E-Voting dan membicarakannya diinternal eksekutif dalam kurang waktu satu minggu.

"Kami akan memnbicarakan diinternal dan  mempelajari dasar hukumnya untuk memutuskan apakah Pilkades akan menggunakan sistem E-Voting atau manual (coblosan)," kata Asisten 1 Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito.

Sementara itu, Komisi A DPRD Bojonegoro menyampaikan jika dalam Perda Nomor 13 tahun 2015 tentang kepala desa pasal 44 berbunyi suara pemilihan kepala desa dinyatakan sah apabila pertama surat suara ditanda tangani oleh ketua panitia pemilihan, kedua tanda coblos hanya terdapat pada satu kotak segi empat yang memuat satu calon, ketiga coblos terdapat  dalam salah satu kotak segi empat yang memuat nomor , foto dan nama calon yang telah ditentukan , keempat tanda coblos lebih dari satu tetapi masih didalam salah satu salah satu kotak segi empat yang memuat nomor, foto dan nama calon atau tanda coblos terdapat pada salah satu garis kotak segi empat yang memuat nomor, foto dan calon.

"Sehingga dalam Perda tersebut tidak ada syarat suara sah dengan menggunakan sistem E-Voting," kata wakil ketua Komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito. (Ney/Red)

Foto Ilustrasi : elections.smarmatic.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .