Pilkades Sistem E- Voting Di Bojonegoro Melanggar Aturan

Suara Bojonegoro     Rabu, September 21, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Bojonegoro gelombang pertama yang akan dilaksanakan pada bulan November 2016 bakal menyalahi aturan, hal tersebut dikarenakan dalam Perda nomor 13 tahun 2015 tidak ada pasal yang menyebutkan syarat sah suara pemilihan dengan sistem E-Voting selain itu peraturan diatasnya yang menginstruksikan agar Pilkades serentak digelar juga bakal dilanggar karena dengan sistem E-Voting 32 desa yang akan melakukan Pilkades serentak tidak bisa bersama karena terkendala alat.

Hal tersebut seperti dalam pembahasan rapat di ruang Komisi A DPRD Bojonegoro yang dihadiri Asisten Pemerintahan I, Kabag Pemerintahan bersama Komisi A DPRD Bojonegoro.Rabu (21/09/2016).

Asisten 1 Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito menyampaikan jika pemungutan suara atau Pilkades akan dilaksanakan pada tanggal 23 hinggal 30 November 2016 dengan menggunakan sistem E-Voting sehingga setiap harinya hanya akan ada sekitar 7 desa yang akan melakukan Pilkades.

Sementara itu, wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro Anam Warsito menyampaikan  dalam UU No 6 tahun 2014 dan PP No 43 tahun 2015 sudah jelas bahwa pemilihan kepala desa harus dilaksanakan serentak jika Kabupaten Bojonegoro menggunakan sistem E-Voting maka tidak akan bisa melakukan Pilkades serentak karena terkendala alat sehingga sistem E-Voting dalam Pilkades gelombang pertama ini belum matang.

"Jika tidak melakukan Pilkades serentak maka bertentangan dengan peraturan diatasnya," tambahnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .