Setelah Lemas Seorang Petani Ini Meninggal Dunia

Suara Bojonegoro     Jumat, September 23, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Nyawa memang tidak pernah bisa ditawar ketika Tuhan menghendakinya, seperti yang dialami oleh salah satu petani ini dia harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah tubuhnya lemas dan merasa mual ingin muntah. Jum'at (23/9/16).

Korban meninggal dunia ini bernama Jakimin (65) warga  tahun, warga Dusun Ngabar RT 03 RW 01 Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com kejadian ini berawal dari Korban bersama dengan istrinya Sarmini dan Mulyono serta Marwan sekitar jam 07.00 WIB pergi ke sawah.

Namun menurut Sarmini, setelah sampai di sawah korban badannya terasa lemas dan ingin muntah. "Lalu saya menyuruh Marwan dan Mulyono untuk membawa pulang," Kata Istri Korban.

Oleh Marwan dan Mulyono kemudian korban di gendong untuk di bawa pulang, namin sekitar jarak 500 meter kondisi korban semakin lemas dan ingin muntah kemudian saksi marwan bilang.

"Saya suruh muntah saja dikaos saya karena kondisi saya gendong," Kata Mulyono.

Kemudian Mulyono dan Marwan berhenti di pematang sawah akibat korban mengeluh dadanya sakit, dan merasa sesak lalu meninggal dunia. "Kemudian kami minta tolong ke warga untuk membawa jenasah korban ke rumah," Tambah Mulyono.

Tak selang beberapa lama pihak Polsek Temayang bersama petugas medis puskesman Temayang mendatangi kerumah duka untuk melalukan pemeriksaan mayat korban. Dan dari hasil pemeriksaan mayat korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan.

Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan mayat korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan pemakaman. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .