Status PNS Yang Tak Hilang Ketika Nyalon Kades

Suara Bojonegoro     Jumat, September 16, 2016    

suarabojonegoro.com - (Tuban) - Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2016 Kabupaten Tuban gelombang pertama nantinya tidak ada batasan untuk seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam mencalonkan diri menjadi Kepala Desa. Jun'at (16/9/16).

Disampaikan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan KB, Mahmudi bahwa seorang yang menjabat sebagai Perangkat Desa atau PNS diperbolehkan untuk mencalonkan diri menjadi Kepala Desa, hal tersebut tertera dalam Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 Bab 4 Pasal 45, 46 dan 47 tentang Pilkades.

“Ada aturan yang memperbolehkan PNS untuk mencalonkan diri menjadi Kades”, terang Mahmudi. Ia melanjutkan selain dalam Permendagri tentang Pilkades, UU 6 Tahun 2014 tentang Desa dan PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa juga menjadi dasar diperbolehkannya seorang PNS  untuk mencalonkan diri menjadi Kades.

Selama menjadi calon kepala desa, maka PNS tersebut akan diberi cuti terhitung sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai bakal calon Kepala Desa sampai dengan selesainya pelaksanaan penetapan calon terpilih.

Bahkan, saat terpilih dan diangkat menjadi Kepala Desa, maka dirinya juga tidak kehilangan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil dan dibebaskan sementara dari jabatannya selama menjadi Kepala Desa, hal tersebut juga tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 88 tentang Aparatur Sipil Negara. “Cuma cuti dan statusnya PNS-nya masih ada”, lanjutnya.

Mahmudi manambahkan selama status PNS-nya masih ada, maka PNS yang terpilih dan diangkat menjadi Kepala Desa berhak mendapatkan tunjangan Kepala Desa dan penghasilan lainnya yang sah serta tanpa kehilangan hak sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Hak PNS ini tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 21 tentang Aparatur Sipil Negara yang meliputi dari gaji, tunjangan, fasilitas, jaminan pensiun, cuti, perlindungan dan pengembangan kompetensi.

“Kalau terpilih menjadi Kades, hak pns-nya juga masih ada”, tambahnya. (rur/Red)


Foto: Ilustrasi

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .