15 Pelajar Yang Kegaruk Satpol-PP Harus Menyanyi Indonesia Raya

Suara Bojonegoro     Senin, Oktober 17, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Sejumlah 15 pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA)  di Bojonegoro yang digaruk satuan polisi pamong praja (Satpol - PP)  kabupaten Bojonegoro tadi pagi saat asyik nongkrong diwarung,  yang diantaranya 3 pelajar perempuan dan sisanya pelajar laki-laki dari SMKN di Bojonegoro akhirnya dipanggil oleh guru dan orang tuanya.

Menurut Sudari Kasi Trantib Satpol-PP Bojonegoro ke 15 pelajar tersebut disuruh membuat surat pernyataan yang berisi tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan disuruh menyanyi lagu Indonesia Raya. Senin (17/10/16).

“Kelima belas pelajar yang ketangkap ngopi dan ngenet diluar sekolah saat jam pelajaran akan dihukum oleh gurunya,  mereka harus membuat surat pernyataan dan menyanyi lagu wajib Indonesia raya. “ jelasnya kepada suarabojonegoro.com.

Sebelumnya Kelima belas pelajar tersebut terjaring razis saat sedang "ngopi" dan main internet diwarung dekat Stadiun Letjen H Soedirman Bojonegoro tepatnya diwarung "Casper". (Ina/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .