30 finalis kontes Duta Pariwisata Kabupaten

Suara Bojonegoro     Senin, Oktober 03, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Kange Yune merayakan hari batik nasional dengan berbagi ilmu di salah satu sentra pengrajin batik jonegoroan di desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu pada Minggu (2/10/2016). Para calon garda depan promosi wisata Bojonegoro itu diperkenalkan lebih dekat dengan batik oleh pengrajinnya langsung. "Mereka kita bawa kesini agar lebih memahami dan menjiwai salah satu potensi Bojonegoro ini," ujar Ketua Paguyuban Kange Yune Bojonegoro, Yulis Widhiawati.

Menurut perempuan yang biasa disapa Bunda Widya ini, para finalis Kange Yune Bojonegoro harus memahami betul potensi daerahnya. Selain mengidentifikasi, mereka juga harus memahami agar mudah menyampaikan kepada khalayak. "Tahun lalu kita bawa ke lokasi wisata. Baru kali ini ke pengrajin batik," ucapnya.

Para pengrajin batik di Desa Sukoharjo merupakan binaan operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dalam program kemasyarakatannya, EMCL telah memberikan pelatihan skill, manajerial, hingga pemasaran. Pengrajin juga diajak studi banding ke luar daerah, diikutkan dalam berbagai pameran, dan bahkan dibuatkan toko untuk menjual produknya. "Ini merupakan komitmen kami dalam mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasi dan upaya mendorong batik jonegoroan sebagai aset budaya warga Bojonegoro," ucap Perwakilan EMCL, Ukay Subqy dalam kesempatan terpisah.

Menurut Ukay, dalam pemilihan Kange Yune Bojonegoro, EMCL merupakan salah satu sponsor yang mendorong agar para finalis mengunjungi sentra batik jonegoroan. Kata dia, batik merupakan seni budaya tradisional milik bangsa Indonesia yang harus senantiasa dilestarikan dan dikembangkan. "Melalui batik, transformasi budaya dan nilai-nilai moral positif disampaikan dari generasi ke generasi," Pungkasnya. (Nella/Lis)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .