Ada Tanya Jawab Terkait Migas Dalam Ospek UNIGORO

Suara Bojonegoro     Minggu, Oktober 02, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Ada yang tidak biasa di orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) Universitas Bojonegoro (Unigoro) tahun ini. Pada Sabtu (1 /10 /2016), kepada 750 mahasiswa barunya, Unigoro menghadirkan kuliah umum bertema industri minyak dan gas bumi (migas) dari operator migas Lapangan Banyu Urip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

"Ospeknya berkesan, saya jadi banyak tahu tentang proyek migas di Bojonegoro," kata seorang peserta, Aulia Rahman di aula kampus setempat.

Mahasiswa baru jurusan hukum ini mengakui pentingnya materi tentang migas. Kata dia, industri migas di Bojonegoro saat ini sedang ramai dibicarakan. Dia pun tidak menampik jika banyak dari teman-temannya yang mengidam-ngidamkan bekerja di industri migas.

"Tapi dari sini kita tahu bahwa proyek migas itu padat teknologi, dan ternyata bagian non teknis juga penting buat EMCL," ujarnya bersemangat.

Mahasiswa nampak sangat antusias mengajukan pertanyaan seputar migas. Rexy Mawardijaya yang mewakili EMCL menjawab semua pertanyaan tersebut dengan rinci dan jelas. Dalam kesempatan tersebut dia juga mengapresisasi pihak kampus atas kerjasama yang baik dengan EMCL selama ini.

Rexy mengatakan, tahun lalu EMCL juga telah melaksanakan kuliah umum di Unigoro. Kata dia, selama ini kerjasama dengan kalangan Perguruan Tinggi di Bojonegoro telah terjalin dengan baik. "Sejak 2010 kita sudah melakukan kegiatan seperti ini di hampir semua kampus di Bojonegoro," ucapnya.

Rexy juga mengaku, pihaknya telah bekerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Bojonegoro. Selain kuliah umum, lanjut dia, EMCL juga telah sering menerima kunjungan mahasiswa ke lokasi dan mahasiswa magang di kantornya. "Ini merupakan komitmen EMCL dalam pengembangan pendidikan, khususnya di Bojonegoro," katanya.

Ospek yang dihadiri mahasiswa baru dari 5 fakultas di Unigoro tersebut dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat kemarin dan akan berakhir besok dengan kegiatan outbound. Selain kuliah umum dari EMCL, hari ini sejak jam 10 pagi, mahasiswa mendapat materi tentang narkoba dan kenakalan remaja dari BKKBN dan materi bela negara dari Komandan Korem 082 Mojokerto, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo. "Kita berharap mahasiswa baru ini betul-betul mendapat bekal yang cukup untuk perkuliahan nanti, dan memberi motivasi positif," ucap Rektor, Slamet Kyswantoro.

Slamet mengucapkan terima kasih kepada EMCL yang telah memberikan pembekalan tentang migas. Menurutnya, dunia kampus, khususnya di Bojonegoro sudah seharusnya memahami industri migas. "Agar kampus juga bisa ikut berperan dalam menyukseskan proyek negara ini," ungkapnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .