Asosiasi UMKM Bojonegoro Beri Pelatihan Packaging dan Online Store di Desa Ngasem

Suara Bojonegoro     Minggu, Oktober 30, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Asosiasi UMKM Bojonegoro menggelar event silaturrohmi kepada anggota.  pada hari Sabtu (29/10/16) di Balai Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Bojonegoro. Asosiasi UMKM Bojonegoro menghadirkan materi Packaging dan online store, dengan peserta Ibu-ibu PKK Desa Ngasem.

Program yang bertajuk 'Sambang dulur' ini menjadi program bulanan untuk mendekatkan antara Asosiasi dan kebutuhan dari anggota.

“Untuk materi kita sesuaikan kebutuhan anggota, kebetulan di Ngasem ini banyak produk olahan seperti girut, batik dll. mereka terkendala pada packaging atau pengemasan. Maka kami tularkan kepada anggota dan calon anggota” ucap Nofika ketua Asosiasi UMKM Bojonegoro.

Resty salah satu pemateri mengingatkan kepada peserta yang hadir tentang pentingnya kemasan yang diproduksi di Ngasem.

"Produknya sudah bagus, cuma dalam hal kemasan memang perlu di tingkatkan lagi. karena kemasan ini tidak sekedar tempat untuk membawa produk tapi juga melindungi serta bagaimana produk ini menarik,” ucap pengusaha coklat minizumos ini.

Selain packaging materi online store juga menjadi materi yang di tunggu-tunggu. bagaimana sebuah produk itu bisa dikenal dan akhirnya menjadi alat penjualan yang efektif kususnya untuk luar kota, Asosiasi UMKM Bojonegoro sudah menyiapkan website kusus yakni www.jualoo.com

“Kami akan bantu produk ibu-ibu untuk penjualan melalui online store kami, selain profiling di web www.umkmbojonegoro.com,” ucap Ganes, pengurus dan juga pengusaha bidang busana ini.

Suwondo Kepala Desa Ngasem mengaprsisasi kegiatan yang dipelopori oleh Asosiasi UMKM Bojonegoro, ia mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran pengurus Asosiasi UMKM Bojonegoro yang membuka fikiran Ibu-ibu PKK warga Ngasem.

”Di Ngasem sebenarnya banyak potensi, cuma terkendala penjualannya. Nah dengan kehadiran para pengurus ini semoga memotivasi kami dan semua Warga untuk bergelut di bidang wirausaha,” ucap Kepala Desa Ngasem.

Narsih salah satu peserta yang hadir juga ikut berbangga dan minat untuk gabung menjadi Anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro. “Ternyata banyak manfaat menjadi anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro, semoga produk yang kami hasilkan dapat terbantu kususnya penjualannya” ucapnya.

hadir pula, Maesir salah satu anggota Aosiasi UMKM Bojonegroro yang lagi naik daun dengan produk kreatifnya yang berbahan debog (pelepah pohon pisang). Produk uniknya kini sudah menjadi jujugan orang-orang penting di Bojonegoro.

Acara siang itu dimeriahkan doorprize oleh T Shirt dari RBM Sablon milik Amin pengurus Asosiasi UMKM yang bergelut di bidang Sablon dari Desa Ngraseh. serta coklat dari resty minisumoz Ledok wetan dan usus Mak wida dari Nur Kakim asal Sumengko Kecamatan Kalitidu.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .