BLH Pantau Volume Penggunaan Plastik di Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Jumat, Oktober 07, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) resmi memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern di seluruh Indonesia. Meskipun di Bojonegoro belum sempat diterapkan program plastik berbayar Rp 200 tersebut, sepenuhnya masih dalam pengawasan.

Padahal, tujuan diterapkannya program kantong plastik tidak gratis itu untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah penggunaan kantong plastik.

"Plastik berbayar belum diterapkan di Bojonegoro. Namun BLH tetap pemantauan agar kegiatan usaha selalu mengurangi volume plastik yang dikeluarkan," Ucap Kepala Badan Lingkungan Hidup Bojonegoro, Elsadeba Agustina. Kamis (6/10/16) kemaren.

Selanjutnya, menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Basuki mengatakan, secara terus menerus pihaknya sempat ikut mengawasi program plastik berbayar tersebut.

"Pantauan kami di toko modern sudah tidak memberlakukan itu, beberapa stiker himbauan sudah dilepas." Ungkapnya.(Wan/Red).

Foto Ilustrasi : selasar.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .