Dukun Cabul ini Tipu dan Setubuhi Dua Gadis

Suara Bojonegoro     Jumat, Oktober 21, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Seorang dukun yang mengaku bisa menolong ditangkap oleh Satuan Reskrim Polres Bojonegoro yaitu WN  Bin Sukeni alias ILHAM alias RIZAL alias RAKA alias YUSUF EFENDI alias ABU SYUKUR alias UFI alias GOVINDA alias PAUNG, berusia 36 tahun, yang beralamat di Dusun Jeding Desa Nganti Rt.22 RW 7 Kecamatan Ngraho Kabuoaten Bojonegoro. Jum'at (21/10/16).

Tersangka ini ditangkap pada hari Kamis tanggal 20 Oktober 2016 sekira jam 17.00 WIB, ketika menunggu pasien di dalam rumah kost tempat tersangka membuka praktek ritual di daerah Mojokerto

Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Suyono menjelaskan bahwa kejadian penangkapan tersangka ini berdasarkan laporan korban yang masihbdi bawah umur ST (17) warga Kecamatan Sumberrejo, dan VS (16) warga kecamatan Kedungadem.

Diceritakan oleh Kasubag Humas Polres Bojonegoro bahwa sebelumnya seperti yang disampaikan korban kepada Polisi bahwa pada hari kamis tanggal 6 oktober 2016 sekira jm 08.00 WaiB korban di hubungi melalui BBM oleh Eva yang nuga kakak kelas korban yang sudah lulus sekolah tahun 2015 lalu.

"Eva ini meminta nomir HP Korban, dan kemudian dalam waktu dua menit Eva Menghubungi korban melalui SMS  yang berisi jika ingin pintar dan berprestasi akan dikenalkan kepads calon suaminya yang juga pelaku dan kmudian jarak sekitat 1 menit ada sms masuk ke HP korban dan menerangkan bahwa dirinya bisa membantu korban lebih pintar dan berprestasi," Terang AKP Suyono.

kemudian pelaku mengajak korban ketemuan di Dusun medalem Desa Margoagung kecamatan Sumberrejo lalu korban mengajak teman perempuanya IM, dan dalam pertemuan tersebut pelaku mengatakan bahwa korban sudah tidak suci lagi dan harus dibersihkan.

"Korban diminta membawa emas dan 3 orang perempuan, sebagai syarat dan kemudian korban datang  lagi menemui pelaku bersama temannya IM dan VS di depan kantor Pemkab Bojonegoro serta membawa persyaratan berupa kalung emas seberat 14 gram milik ibu korban," Lanjut AKP Suyono.

Seetelah korban dan dua saksi teman korban bertemu, pelaku menyuruh dua teman korban pulang, kemudian pelaku mengajak korban ke wilayah Kalitidu untuk di sucikan dengan cara meditasi. Korban diajak masuk ke hotel Layung dan korban diajak kekamar lantai atas, dan didalam kamar tersebut pelaku menyuruh   korban mandi.

Seelah mandi korban diharuskan memakai mukena tetapi tdak boleh memakai BH dan Celana dalam kmudian pelaku membaca mantra dan korban disuruh berbaring, lalu pelaku menyetubuhi korban sebanyakbdua kali.

Setelah itu pelaku memberi kain hijau dan pelaku menyuruh korban menaruh kalung emasnya diatas kain hijau, pelaku melipat kain hijau dan memberi kain hijau lagi agar dberikan kepada kedua saksi.

Setelah menyetubuhi korban pelaku mengantar korban di pertigaan terminal veteran Bojonegoro, dengan menggunakan sepeda motor korban lalu memberikan 2 kain hijau kepada saksi.

VS setelah menerima kain kemudian menghubungi pelaku melalui SMS dan melakukan pertemuan di warung Apur dusun Penceng, Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo. VS juga membawa persyaratan berupa emas jenis kalung 10 gram, gelang 10 gram dan bandul 2.5 gram, setelah bertemu pelaku VS korban kedua ini mengatakan bahwa aura korban harus dibersihkan kemudian pelaku meminta kalung emas dan HP yang dibawa korban. Pelaku juga sempat mencabuli korban.

Mendapat laporan tersebut Polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku, serta mengamankan barang bukti berupa 4 Rajah kain sapu tangan, 2 rajah kain sapu badak, 1 rajah sabuk pengasihan, 3 batang emas batangan palsu, 3 botol minyak wangi, Rajah Guntur salju,satu bendel foto copy ijazah korban, satu bendel brosur, sebuah rajah keselamatan.

"Korban pertama mengalami kerugian sebesar Rp3.800.000 dan korban kedua mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta," jelas AKP Suyono. Akibat perbuatannya pelaku kini harus mendekam dibalik jeruji besi guna mempertanggubg jawabkan perbuatannya. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .