Gagal Panen Jagung, Petani Berharap Bantuan Pemkab Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Senin, Oktober 17, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Akibat hujan deras yang mengguyur desa Mediyunan,  Kecamatan Ngasem,  Bojonegoro kemarin malam, menyebabkan 3 hektar luas lahan tanaman jagung rusak total. Seperti yang  disampaikan Istikomah salah satu Petani Jagung Desa setempat yang mengalami gagal panen jagung.

Tanaman jagung yang kurang lebih tiga bulan lagi panen ini, sepertinya tidak bisa menjadikan harapan banyak warga Mediyunan dan terpaksa harus panen dini dan hanya untuk konsumsi sendiri karena sudah tak layak jual karena kondisi jagung baru berumur 30 hari.

Bahkan sebagian jagung difungsikan petani tersebut untuk makanan ternak mereka. “Jagung kami sudah tak layak jual jadi kami ambil untuk makanan kambing .”tambahnya, Seni (17/10/16).

Sementara,  pada musim tanam jagung petani didesa tersebut telah mengeluarkan biaya operasional sebesar 4 juta rupiah untuk pembelian bibit dan pupuk.

“Kemarin modal yang kami keluarkan 4 jutaan tapi tak ada hasilnya. “ tegasnya

Padahal pada waktu panen normal petani didesa ini dapat memanen jagung hingga 1 ton setiap empat bulan sekali atau setara dengan 2 juta rupiah namun saat ini tidak panen jagung sama sekali.

Atas keadaan ini pihak petani setempat mengharapkan perhatian dan bantuan dari dinas pertanian Bojonegoro demi kesuksesan panen mereka. Karena selama ini didesa tersebut tidak pernah mendapatkan sosialisasi dan bantuan terkait dengan pertanian.

“Harapan kami pengen mendapatkan bantuan dan penyuluhan dari pemerintah karena sering gagal panen dan selama ini belum pernah dapat bantuan sama sekali. “ ujarnya. (Ina/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .