Harga Gas JTB Yang Ditawarkan PT PKC Merosot Di US$ 4

Suara Bojonegoro     Jumat, Oktober 07, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) sempat menawar harga gas dari Lapangan Jambaran Tiung Biru sebesar US$7 per MMBtu dengan eskalasi 2% per tahun hal tersebut terbilang rendah dibanding harga yang ditawarkan PT Pertamina EP Cepu yaitu US$8 per MMBtu dengan eskalasi 2% per tahun sehingga hal tersebut membuat keduanya sampai saat ini belum menemukan deal kesepakatan harga. Jumat 07/10/2016

"Kalo kondisi ekonomis saat ini harga gas hanya sekitar US$4 per MMBtu ," kata Direktur Produksi PT Pupuk Kujang Cikampek, Maryono.

Menurutnya, harga yang dulu ditawarkan PT PKC kepada Pertamina sebesar US$7 per MMBtu sudah tidak bisa hidup jika melihat kondisi ekonomi seperti ini," kalau harga gas mahal kita tidak bisa menjual pupuk kepada petani," tambahnya.

Dirinya mengatakan, jika harga gas untuk pupuk nantinya juga harus bisa dibeli oleh petani sehingga pihaknya menentukan harga gas jauh dibawah yang ditawarkan Pertamina karena sesuai keadaan ekonomi saat ini.

Seperti yang diketahui, jika sudah ada deal kesepakatan harga PT PKC akan mendapat sekitar 45,94 persen dari hasil produksi gas sebesar 185 MMSCFD. Namun karena belum ada kesepakatan harga sampai saat ini maka PT PKC yang seharusnya bisa menyerap gas pada tahun 2019 maka diundur sampai tahun 2021. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .