Kasihan 37 Janda Ini, Harus Bercerai Akibat Kawin Paksa

Suara Bojonegoro     Sabtu, Oktober 01, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Sungguh ironis memang angka perceraian semakin meningkat setiap tahunnya diwilayah Bojonegoro. Hampir tersebar diseluruh kecamatan Bojonegoro sudah banyak perempuan menyandang status janda ataupun pria yang menyandanh status duda meskipun diusia muda.

Sesuai data dari Pengadilan Agama Bojonegoro ada berbagai faktor penyebab perceraian.  Salah satunya kawin paksa atau menikah tanpa ada perasaan cinta yang diduga dilatarbelakangi karena perjodohan dari orang tua.

Di Bojonegoro sendiri terhitung dari Januari hingga Agustus 2016 telah mengesahkan 37 orang yang menyandang status janda dan duda akibat kawin paksa.

Sementara tahun 2015 lalu dengan hitungan setahun kedepan sebanyak 54 orang harus bercerai akibat faktor tersebut. Hal ini seperti disampaikan disampaikan oleh Abdul Mutholib selaku Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro.

“Ada faktor lain penyebab cerai yaitu kawin paksa, dalam 8 bulan saja sudah ada 37 jiwa yang cerai akibat kawin paksa. “ katanya.

Sementara,  faktor lain penyebab perceraian diwilayah Bojonegoro yang tergolong langka yaitu cacat biologi yang dalam setahun lalu tercatat sebanyak 13 jiwa dan tahun ini hanya ada 1 orang saja yaitu pada bulan Februari 2016 yang dinyatakan cerai akibat cacat biologis.

“Faktor cerai yang jarang terjadi namun ada di Bojonegoro adalah cacat biologis,  pada tahun lalu cukup banyak namun tahun ini berkurang,“ tambahnya. Keputusan cerai  harus diambil setelah disahkan oleh Pengadilan Agama. (Ina/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .