Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Soroti Kinerja P3A

Suara Bojonegoro     Kamis, Oktober 06, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Semakin tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak di Bojonegoro membuat Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi menyoroti kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang selama ini menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Sebelumnya, Devisi Advokasi Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Kabupaten Bojonegoro, Umu Hanik
mengatakan, meskipun pihaknya selama ini mengaku sering melakukan sosialisasi, kasus kekerasan terhadap anak terjadi disebabkan oleh banyak faktor.

Menaggapi pernyataan tersebut, Anggota Komisi C yang juga membidangi perempuan dan anak, DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally sapaan akrabnya merasa geram jika usaha menekan angka kekerasan terhadap anak hanya dilakukan lewat sosialisasi saja.

"Permasalahan kekerasan anak tentunya tidak akan tuntas dengan hanya melakukan sosialisasi, sekalipun sosialisasi itu juga penting. Teorinya, pengetahuan tidak selalu berbanding lurus dengan tindakan jadi orang yang diberikan pengetahuan kemudian menjadi 'tau' belum tentu tindakan yang diambil akan sesuai," tegas Politisi perempuan muda asal Partai Gerindra.

Ia mencontohkan, sering terlihat akhir-akhir ini, di desa-desa banyak papan larangan membuang sampah dailies sungai, tapi masyarakat juga tetap buang sampah disungai karena memang tidak ada fasilitas tempat sampah.

"Jadi produk kebijakan itu membutuhkan sarana atau fasilitas untuk mencapai tujuan dari dibuatnya kebijakan tersebut," kata Sally yang juga Ketua Fraksi Gerindra. (Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .