Lifting minyak Banyu Urip ke-seratus

Suara Bojonegoro     Senin, Oktober 31, 2016    

Senin, 31 Oktober 2016
Reporter : Tim Advetorial


Memenuhi Kebutuhan Energi Bagi kesejahteraan Indonesia



suarabojonegoro.com - Bagaimana kita menilai proyek minyak yang sukses?Apakah dengan keberhasilannya membantu memenuhi kebutuhan energi Indonesia? Capaian keselamatannya yang baik? Atau, dengan pengembangan potensi masyarakat lokal?

Pada 30 September 2016, proyek minyak Banyu Urip baru saja memenuhi lifting minyak ke seratus. Lifting tersebut adalah milik Pemerintah Indonesia yang diangkut dari Kapal Alir Muat Terapung (Floating Storage and Off-loading / FSO) Gagak Rimang ke MT Gede, di lepas pantai Tuban, untuk dikirim dan diolah di kilang milik Pertamina.

Lifting tersebut dihadiri oleh Bupati Tuban, Fathul Huda; beserta Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas, Muliawan; Senior Vice  President Development & Technology PT Pertamina (Persero), Amran Anwar; serta para mitra Blok Cepu, President ExxonMobil Cepu Limited, Daniel Wieczynski  dan Vice President Asia Pacific – Established Area, Raymond Jones; bersama Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu, Adriansyah; dan Ketua BKS PI Blok Cepu, Ganesha Askari. Rombongan melakukan peninjauan ke kapal FSO Gagak Rimang. “Kita juga bisa! Ini memberikan kebanggaan pada kita bahwa Tuban dapat membantu menyediakan energi untuk kesejahteraan Indonesia,” ujar Fathul Huda, Bupati Tuban.

Lifting minyak mentah tersebut diproduksikan dari Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu, Bojonegoro dan diolah di Central Processing Facility yang berproduksi hingga 185 ribu barel per hari. Dari sana, minyak tersebut dialirkan melalui pipa darat sejauh 72 kilometer hingga ke pantai Palang, Tuban. Lalu, dilanjutkan melalui pipa bawah laut dan ditampung di FSO Gagak Rimang yang berada 23 kilometer di lepas pantai Tuban.

“Kami berterima kasih kepada para mitra Blok Cepu—PT Pertamina EP Cepu dan Badan Kerja Sama PI Blok Cepu—Pemerintah Indonesia, khususnya SKK Migas, beserta Pemda Bojonegoro dan Tuban serta masyarakat atas keberhasilan lifting ke seratus ini,” ucap Daniel Wieczynski, President ExxonMobil Cepu Limited, operator Blok Cepu. “Lifting ini menandai keandalan fasilitas dan lapangan Banyu Urip untuk membantu memenuhi kebutuhan energi Indonesia.”

Semua hal tersebut dilakukan dengan standar keamanan yang tinggi.  Proyek minyak Banyu Urip dikerjakan dengan lebih dari 100 juta jam kerja dengan angka keselamatan yang sangat bagus—bahkan jika dibandingkan dengan proyek sejenis di dunia.  Lebih dari 17 ribu pekerja, kebanyakan dari daerah Bojonegoro dan Tuban, turut membantu menyelesaikan proyek ini. Para pekerja tersebut mendapatkan lebih dari 2 juta jam pelatihan dari 2500 sesi pelatihan, termasuk pelatihan tentang aspek keamanan dan keselamatan.

ExxonMobil Cepu Limited sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama pemerintah di bawah pengawasan SKK Migas, terus mewujudkan komitmen guna berkontribusi dalam peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama di sekitar daerah operasi.

Lebih dari seratus putera-puteri terbaik dari desa di Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk daerah Bojonegoro dan Tuban telah mendapatkan pelatihan dan kerja magang di fasilitas ExxonMobil di Amerika Serikat, Kanada, Chad, Kamerun, Malaysia dan Aceh, Indonesia.  Mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dari para mentor terbaik ExxonMobil dan kini mereka telah pulang kembali dan mengoperasikan Proyek Banyu Urip.

Selain itu, lebih dari seratus ribu masyarakat di desa sekitar proyek Banyu Urip pun mendapat manfaat dari keberadaan proyek.  Manfaat tersebut berupa program pengembangan masyarakat yang berfokus pada bidang kesehatan, pendidikan dan pengembangan ekonomi.

“Berkat pengetahuan dan keterampilan dari pembimbing kami di ExxonMobil, sebagai putera asli Bojonegoro, kami bangga dapat mempersembahkan lifting ke-seratus ini kepada Indonesia,” kata Erik Setiawan, seorang operator Proyek Banyu Urip dari Desa Begadon, Bojonegoro, yang mendapat pelatihan dan magang di Amerika serikat. (Adv**)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .