Luapan Air bengawan Solo Genangi 5 Desa di Kecamatan Kanor

Suara Bojonegoro     Selasa, Oktober 11, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Luapan air Bengawan Solo merendam lima desa di kecamatan Kanor. Tinggi Muka Air (TMA) yang sempat menyentuh angka 14.35 Mdpl di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) pada pukul 13.00 WIB, luapan air Bengawan Solo tersebut merendam lima desa di kecamatan Kanor yakni Desa Piyak, Cangaan, Prigi, Simbatan, Kedungprimpen. Selasa (11/10/16).

Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com di Kantor BPBD Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, luapan air bengawan solo juga merendam 5 desa yang sebagian besar pada area persawahan.

Di Desa Piyak air merendam area persawahan sekitar 33 hektar yang masih berumur 10 hari. Jalan poros desa terendam sampai sepanjang 150 meter, jalan lingkungan sepanjang 100 m. Ada ada 1 Masjid, serta tanggul kali longsor sekitar 800 meter.

Desa Cangaan ada 43 hektar sawah yang berumur sekitar 1-4 hari yang terendam. Di Desa Prigi persemaian padi juga terendam seluas 2,4 ha dan untuk area sawah seluas 80 ha. Untuk padi yang berumur sekitar 7 hari ada 20 hektar.

"Kemudian di Desa Simbatan, persemaian padi terendam seluas 1,2 hektar dan untuk sawah seluas 40 hektar dan ada 35 hektar tanaman padi terendam yang baru berumur sekitar 1-3 minggu," kata Kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sujarwo. Selasa (11/10/16).

Selain itu, di Desa Kedungprimpen
area sawah yang terendam seluas 212 hektar dengan umur sekitar 7-15 hari.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .