Pembuatan Plengsengan di Tuban Tidak Sesuai RAB, Air Meluap Saat Hujan

Suara Bojonegoro     Sabtu, Oktober 01, 2016    

Reporter : SW. Andi


suarabojonegoro.com - (Tuban) - Proyek pembangunan plengsengan yang berada di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya Bangunan (RAB). Sabtu (01/10/16).

Akibat pembuatan plengsengan tersebut juga menyebabkan air meluap hingga setinggi lutut orang dewasa apabila terjadi hujan deras, Sehingga masyarakat juga meminta kembali adanya perbaikan pelengsengan tersebut.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, menyebutkan, plengsengan untuk selokan yang semestinya memiliki lebar 50 centimeter dan kedalaman 40 centimeter, ternyata pengerjaannya hanya 35 centimeter.

Selain itu, yang semestinya panjang pengerjaannya sekitar 70 meter, realitanya yang dibangun hanya 50 meter. Bahkan, parahnya lagi pada titik pembangunan tersebut tidak terpasang papan proyek sosialisasi penggunaan anggaran. Sehingga, dari situ mengundang kecurigaan warga sekitar.

Kanim (43) warga setempat, mengatakan, penggunaan Dana Desa (DD) untuk pembangunan plensengan sepertinya tidak ada transparansi. Buktinya, sebelum pengerjaan proyek pembangunan tidak ada sama sekali sosialiasai atau pemberitahuan kepada warga. "Bahkan, ketika pihak desa ditanya tentang proyek tersebut, malah tidak menanggapi secara detail," Kata Kanin.

Ia meminta, kepada pihak terkait agar selalu terbuka dan transparansi soal penggunaan DD. Jika perlu setiap proyek pembangunan harus disertai papan sosialisai penggunaan anggaran dan gambar rencana pembangunan, agar masyarakat bisa tahu.

"Kami juga meminta kepada pihak desa segera membongkar bangunan yang tidak sesuai RAB. Pasalnya, setiap hujan deras diwilayah tersebut menjadi langganan banjir," Pungkasnya.


Masyarakat juga meminta kepada pihak desa agar lebih terbuka dan transparansi. Gambar atau papan informasi juga harus ditempelkan dititik lokasi.

Sementaa itu, Sekretaris Desa (sekdes) Margomulyo, Dhofir ketika dikonfirmasi mengenai pengerjaan proyek plengsengan tersebut menyampaikan, saat ini sudah proses pembenahan RAB. Kemudian, setelah adanya pembenahan RAB maka akan dilakukan pembongkaran.

"Terkait tuntutan transparansi dari warga, lanjut, akan berusaha transparansi kepada warga dengan menempelkan gambar sesuai RAB disekitar lokasi pembangunan proyek," Jelas Dhofir. (And/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .