Perda Perlindungan Perempuan & Anak Sudah Ada, Dewan Masih Saja Didesak Untuk Membuat

Suara Bojonegoro     Kamis, Oktober 06, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengaku, beberapa waktu lalu pihaknya didesak oleh lembaga dan elemen masyarakat untuk membuat Peraturan Daerah (perda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

"Bicara masalah Peraturan Daerah (Perda), beberapa waktu yang lalu kami mendapat masukan dari berbagai lembaga dan elemen masyarakat untuk membuat perda perlindungan perempuan dan anak," ungkapnya, Kamis (6/10/16).

Namun, masih kata Politisi perempuan muda asal partai Gerindra itu, meskipun ternyata Bojonegoro telah memiliki perda dengan tema hampir serupa, yaitu Perda nomor 10 tahun 2011, pihaknya akan menganalisa lebih lanjut, apakah Perda tersebut perlu dilakukan perubahan.

"Jadi hingga saat ini kami masih menganalisis apakah perda tersebut perlu dilakukan perubahan. Jika mengacu pada perundang-undangan yang lebih tinggi memang diperlukan penyesuaian," katanya.

Ia melanjutkan, dari segi konten masih ada beberapa konten penting yang luput dijabarkan.

"Misalnya 'Rumah Aman' bagi korban kekerasan dan juga terkait peran dan keterlibatan masyarakat," jelasnya.(Wan/Red).


Foto Ilustrasi : manadoline.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .