Puluhan Dokter Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Dewan Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Senin, Oktober 24, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Sekitar 70 Dokter yang tergabung dalam IDI (Ikatan Dokter Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa damai dengan membawa poster berbagai tulisan yang menjadi suara mereka, serta membacakan pernyataan sikap yang merupakan wujud keprihatinan dokter indonesia terkait pelayanan kesehatan dan juga sistem pendidikan kedokteran Indonesia. Senin (24/10/16) di halaman Gedung DPRD Bojonegoro.

Pernyataan sikap yang dibacakan oleh dr Hernowo dihadapan puluh Dokter yang ikut aksi ini bahwa sistem reformasi pelayanan dan pendidikan dokter, "tidak hanya orang kaya saja bisa jadi dokter tapi orang miskinpun bisa jadi Dokter," Kata dr Hernowo.

dr. Hernowo juga membacakan siaran berita pengurus IDI dalam aksi damai untuk memperingatu Hari Ulang Tahun IDI ke 36, diantaranya adalah adanya pendirian 5 Fakultas kedokteran oleh pihak kementrian tanpa adanya rekomendasi.

Kemudian biaya pendidikan kesehatan yang masih tinggi dan sulit dijangkau masyarakat, serta adanya tenaga pengajar di fakultas Kesehatan/Kedokteran yang masih dibawah standart juga menjadi persoalan tersendiri, seperti yang disampaikan dr. Hernowo.

"Kebijalan program pendidikan dokter layanan primer yang pembahasannya belum tuntas ditingkat organisasi profesional, yang dirasa dipaksakan aturannya dianggap dapat menimbulkan konflik horizontal antar dokter layannan ditingkat pertama," Terang dr. Hernowo dalam orasinya.

Dalam aksi damai ini juga diisi orasi secara bergantian dan menyampaikan terkait aspirasi mereka sambil mengangkat Poster. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .