Tunjukan SIM Palsu, Pria Ini Ditangkap Polisi

Suara Bojonegoro     Rabu, Oktober 19, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Seorang pria yang bekerja sebagai aopir harua diperiksa dan ditangkap oleh Polisi akibat menunjukkan SIM (Surat Ijin Mengemudi) Palsu untuk perpanjangan pada hari Selasa tangal 18 Oktober 2016 sekira jam 12.00 Wib Piket Reskrim menerima laporan tentang dugaan tindak pidana pemalsuan SIM ini. Kamis(19/10/16).                                                                                        
Pria ini adalah PR (51)  warga desa Ngumpak dalem Rt. 43/09 Kecamatan Dander, Bojonegoro yang dilaporkan oleh Raha Dian Herlambang (33) anggota Lantas Polres Bojonegoro yang beralamat di Desa/Kecamatan Purwosari.
                                         
Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro kepada wartawan menerangkan bahwa Terlapor ini bermaksud melakukan perpanjangan SIM B1- umum di Kantor satlantas polres Bojonegoro dan meminta bantuan terhadap saksi Sukirno, yang kebetulan mempunyai kenalan petugas uji klipeng bernama Edi (PHL).

selanjutnya terlapor PR minta kepada Sukirno, dan diserahkan kepada Edi sebagai biaya mengurus  sertifikat uji klipeng untuj persyaratan perpanjangan SIM B1 Umum, kemudian ketika sertifikat uji klipeng sudah jadi  dan oleh terlapor digunakan utk mengurus perpanjangan SIM B1 Umum menuju ke ruang Satpas SIM.

"Ketika di lakukan pengecekan terhadap petugas SIM bhwa SIM B1 umum Atas namaTerlampir tersebut di entry data komputer  tercatat SIM A yg di terbitkan pada tgl 05 september 2016 berlaku s/d 10 Nopember 2016 dan terlapor belum pernah melakukan peningkatan SIM tersebut," terang Kapolres Bojonegoro.

Dengan adanya perbedaan data tersebut maka patut diduga SIM B1 Umum milik terlapor diduga palsu, dan kemudian terlapor di amankan berikut barang bukti untuk proses penyidikan.        

"Akibat perbuatanya terlapor dianggap Melanggar pasal 263 (2) KUHP (Kitab Undang Undang Hukum Pidana.Red)," Lanjut Kapolres.                                                                                                                                                                                  

Adapun barang bukti yang diamankan adalah SIM B1 umum An. PR yang di duga palsu, uang Rp. 80.000,-, 1 bendel surat pengajuan perpanjangan SIM. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .