Warga Diresahkan adanya Penambang Pasir Di Kasiman

Suara Bojonegoro     Sabtu, Oktober 15, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Masih adanya penambangam pasir darat yabg setiap hari masih beraktivitas di Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro dirasa masih meresahkan warga sekitar, karena selain merasa terganggu dengan kegiatan yang bisa merusak ekosistem lingkungan itu.

Diduga kegiatan tambang yang dianggap meresahkan masyarakat ini masih belum mengangontongi ijin dari pemerintah atau ilegal,  "Benar-benar sangat meresahkan," ucap seorang warga yang enggan disebut namanya karena khawatir mendapat perlakuan kasar ataupun ancaman dari kelompok penambang pasir darat itu.

Sumber itu mengaku heran dengan sikap kelompok pengelola tambang pasir darat tersebut. Sebab, kata dia, sudah berulang kali ditertibkan oleh pihak terkait, namun hingga saat ini masih tetap beroperasi.

"Saya heran, sudah sering ditertibkan kok masih berani beraktivitas," cetus sumber yang lagi-lagi keberatan bila identitasnya dicantumkan di media.

Hal yang sama juga diungkapkan beberapa warga lainnya. Mereka secara terang-terangan mengaku terganggu dengan penambangan pasir darat tersebut.

Hilir mudik truk pengangkut pasir darat juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di poros umum kecamatan Kasiman-Kedewan itu. Khususnya anak-anak dan pelajar.

"Kami berharap aparat penegak hukum menindak tegas pelaku penambangan itu," harapnya.

Penambangan pasir darat tanpa izin ini melanggar Undang-undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba). (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .