35 Kepala Sekolah Kunjungi Lapangan Migas Banyuurip Blok Cepu

Suara Bojonegoro     Selasa, November 15, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro pagi tadi, Selasa (15/11/16) mengajak Kepala Sekolah (Kepsek)  Kunjungi proyek Minyak dan gas bumi Banyuurip Blok Cepu yang dioperatori oleh Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) di Bojonegoro. Sebanyak 35 Kepala Sekolah di Kabupaten Bojonegoro mengikuti acara  kunjungan di lapangan migas Banyuurip Desa Gayam Kecamatan Gayam.

Rombongan diterima oleh Ikhwan Arif dari EMCL dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh Kepala Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Bojonegoro. Ikhwan menjelaskan bahwa kunjungan ini adalah hal positif membangun sinergi dalam tata kelola lingkungan.

"BLH adalah mitra EMCL dalam hal analisis dampak lingkungan, salah satunya pembuangan sampah atau limbah B3," katanya dihadapan para Kepala sekolah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi sinergi positif membangun lingkungan. EMCL memiliki beberapa lapangan antara lain lapangan minyak dan gas bumi.

Kepala BLH Bojonegoro, Elza Deba Agustina menyampaikan bahwa kunjungan ini diikuti oleh 35'Sekolah adiwiyata. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk melihat dari dekat kegiatan eksplorasi minyak. "EMCL diharapkan untuk mendukung kegiatan adiwiyata utamanya CSR bagi sekolah sekolah berwawasan lingkungan. Dengan adanya sinergi bersama ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi pembangunan kawasan sekolah berwawasan lingkungan," ucap Perempuan berhijab itu.

Selanjutnya, Kepala Sekolah SMPN 1 Bojonegoro, Ufar Ismail dalam kesempatan ini meminta penjelasan dari EMCL apakah ada kontribusi yang akan di support oleh EMCL untuk mendukung sekolah adiwiyata. Dirinya mengharap kan agar CSR EMCL menyasar sekolah adiwiyata. Kedua adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendapatkan dukungan. Apalagi di CSR EMCL ada pengembagan sektor SDM. Aufar mengharap kan agar dukungan operator minyak terbesar ini membawa dampak yang positif bagi lingkungan Bojonegoro.

"Dukungan tak semata mata berupa materi namun pengembangan sumber daya manusia menjadi hal penting yang akan mengubah pola pikir serta menambah wawasan masyarakat utamanya generasi muda," ujarnya.

Rombongan diterima di ruang pertemuan untuk mendapatkan penjelasan kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi di lapangan Banyuurip. Selain dukungan dan kegiatan eksplorasi, para Kepala sekolah menanyakan tentang pengelolaan limbah dari kegiatan eksploitasi yang dijalankan EMCL. Mereka menanyakan keamanan limbah yang dihasilkan atas aktivitas pertambangan dan dampak pengelolaan limbah.(Wan/Lis).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .