Aksi Demo PMII Putri Bojonegoro: Banyak Pengahargaan Tak Sesuai Kenyataan

Suara Bojonegoro     Jumat, November 25, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Cabang Kabupaten Bojonegoro pagi ini, jum'at (25/11/16) menggelar aksi turun jalan. Hal tersebut dilakuka sebab masih banyak kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di kabupaten Bojonegoro.

Diawali berorasi di bundaran Adipura, puluhan aktivis  perempuan tersebut juga menyebarkan selebaran berisi kritikan tehadap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta stiker anti kekerasan terhadap anak dan perempuan. Kemudian, aksinya diteruskan di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro.

Salah satu orator, Linda Estriliani, dalam orasinya mengatakan banyak kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Bojonegoro tak sebanding dengan beberapa penghargaan yang menyatakan bahwa Kabupaten Bojonegoro merupakan kabupaten ramah anak serta dicanangkan sebagai kabupaten welas asih.

"Penyelesaian serta pendampingan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak yang terjadi dilapangan selama ini bagaimana?, sungguh ironis karena kasus tersebut belum mendapat perhatian serius dari pengelola kebijakan. Apakah pantas Bojonegoro sebagai kabupaten layak anak dan kabupaten welas asih?," katanya dengan nada bersemangat.

Dalam waktu dekat ini, Kabupaten Bojonegoro rencananya akan melakukan perayaan Festival Hak Asasi Manusia (HAM). Rencananya bakal digelar tanggal 30 November sampai 2 Desember 2016. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .