Cuaca Ekstrim dan Banjir Harga Cabai Rawit Melonjak

Suara Bojonegoro     Rabu, November 30, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com - Harga cabai rawit dan di pasar tradisional kabupaten Bojonegoro, kembali mengalami kenaikan sejak pekan lalu.

rasti salah satu pedagang di Pasar kota Bojonegoro mengungkapkan bahwa harga cabai rawit yang kamarin mencapai Rp 65.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 75.000 sampai 80.000 per kilogram.

“Seperti cabai rawit stok barangnya juga saat ini sedang kosong. Selain itu, penyediaan stok didatangkan dari luar (Bojonegoro), mungkin juga yah karena cuaca yang lagi tidak menentu dan dampak banjir ,” katanya saat ditemui di depan tokonya, Selasa (28/11/2016).

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Banjarejo, Anti mengatakan bahwa kenaikan harga tersebut mempengaruhi daya beli masyarakat. Biasanya yang normalnya membeli satu kilogram, namun dengan adanya kenaikan pembeli hanya membeli setengah atau seperempat kilogram.

Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan barang yang mereka jual rusak dan layu. Karena didatangkan dari luar, sehingga mereka harus menjual dengan harga murah bahkan membuangnya. “Terkadang kami rugi, dan perputaran uang di pasar saat ini sedang menurun,”  ucapnya.

Salah satu pembeli dari ledok yang memiliki usaha rumah makan Titin mengatakan jika kenaikan harga itu mempengaruhi usahanya. Dia berharap kenaikan harga ini kembali normal secepatnya.

“Saya gak bisa naikin harga makanan yang dijual, jika sedang terjadi kenaikan seperti ini. Kasian pelanggan juga kalau tiba-tiba dinaikan. Kalau dikonsumsi sendiri sih gak terlalu saya keluhkan,” ungkapnya.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .