DISHUB Bojonegoro Prihatin Nasib Pekerja Kontrak di Rajekwesi

Suara Bojonegoro     Jumat, November 11, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Adanya pengambil alihan terminal di Kabupaten Bojonegoro oleh pemerintah pusat yakni terminal tipe A Rajekwesi  Bojonegoro,  membuat Kepala Dinas Perhubungan (DISHUB)  Bojonegoro prihatin terhadap nasib para pekerja di terminal tersebut, pasalnya sebanyak 19 orang pekerja kontrak di terminal Rajekwesi  belum jelas nasibnya karena pusat hanya memilih 10 orang saja dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pernyataan ini disampaikan oleh Iskandar,  Kepala DISHUB Bojonegoro tadi pagi,  Jumat,  11/11/16.

“Adanya pengambil alihan terminal Rajekwesi,  kami merasa prihatin akan nasib 19 karyawan kontrak sehingga tetap kami perjuangkan agar mereka masuk kepusat, “Kata Iskandar

Iskandar menambahkan bahwa terminal tersebut masih membutuhkan tenaga Administrasi dan staf keamanan demi menjaga keamanan, khususnya kriminal yang sering terjadi di terminal,  sehingga perlu mempertahankan pegawai kontrak di Rajekwesi.

“Padahal terminal harus dijaga ketat keamanannya karena kejahatan sering terjadi diterminal maka masih diperlukan tenaga kerja kontrak,”Tambahnya

Sementara,  tipe B yakni terminal Padangan memiliki jumlah pekerja 6 pegawai PNS dan 1 tenaga kerja kontrak. Tipe C yakni terminal Betek dan Temayang hanya memiliki 3 tenaga kerja kontrak.

Pihaknya menambahkan bahwa terminal  tipe A tersebut akan resmi diambil alih Pusat pada tanggal 1 Januari 2017.

“ Untuk Terminal Gondang dan Temayang masih tetap dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, “Jelasnya. (Lin/Red)


© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .