Festival HAM UNIGORO Angkat Nasib GTT yang Miris

Suara Bojonegoro     Selasa, November 29, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Sebagai bentuk apresiasi masyarakat Bojonegoro terhadap kebijakan pemerintah kabupaten Bojonegoro yang berinisiatif menjadi Kabupaten ramah HAM (Hak Azazi Manusia), dan apakah Kabupaten Bojonegoro Benar benar sudah layak sebagai Kabupaten Ramah HAM?, sehingga pada hari ini bertempat di gedung Mayor Sogo Universitas Bojonegoro (UNIGORO) dilaksanakan Seminar Umum dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM)  Internasional  2016 dan Festival HAM Indonesia 2016.

Kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Unigoro dengan tema  "Bojonegoro Ramah HAM dalam Perspektif APBD" ini diikuti sebanyak 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa mahasiswi Unigoro serta beberapa Narasumber diantaranya Ketua Komnas Ham yaitu Imadudin Rahmad,  KepalaBappeda,  Muhammad Miftahul Huda selaku Dosen Fakultas FISIP Unigoro dan Anam Warsito Wakil Ketua Komisi A, yang juga Anggota DPRD Fraksi partai Gerindra.

Seminar yang membahas tentang Hak asasi manusia yang meliputi 10 hak dasar pada manusia antara lain hak hidup,  hak berkeluarga dan berketurunan, hak mengembangkan diri,  hak memperoleh keadilan,  hak memperoleh rasa aman,  hak kebebasan pribadi,  dan lain-lain.

Menurut Anam Warsito selaku wakil ketua Komisi A bahwa untuk menjadikan Bojonegoro kabupaten Ramah HAM maka perlu beberapa hal  khusus yang diperbaiki agar perlindungan HAM diBojonegoro semakin baik. Seperti kesetaraan kontrak perijinan dan kesejahteraan Gaji Guru Tidak Tetap (GTT)  yang selama ini berpenghasilan minim perbulannya. Selasa,  (29/11/16).

“Di Bojonegoro sendiri hak berpolitiknya sudah baik namun ada beberapa yang perlu diperhatikan semisalnya nasib GTT yang sebulan hanya berpenghasilan 600 ribu rupiah,” Kata Anam Kepada SuaraBojonegoro.com.

Anam menambahkan bahwa saat ini di Bojonegoro ada 12 ribu guru tidak tetap yang berpenghasilan sangat minim per bulannya dan tidak memperoleh asuransi.

“Rencana pada Januari  2017 mendatang gaji GTT akan naik dari 400 ribu rupiah untuk GTT Non K2 akan naik menjadi 500 ribu rupiah,  dan GTT K2 dari 600 ribu menjadi 750 ribu rupiah perbulan, “ Tambahnya. (Lin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .