Harga Cabai Melambung Tinggi, Pedagang Kelimpungan

Suara Bojonegoro     Selasa, November 01, 2016    

Selasa, 01 November 2016
Reporter : Lina Nur Hidayah


suarabojonegoro.com - Akibat faktor cuaca buruk dan curah hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada hasil panen cabai disejumlah wilayah sehingga berpengaruh pada harga cabai yang dijual dipasaran yang dalam 10 hari terakhir  melambung tinggi.

Seperti yang terjadi dipasar tradisional Bojonegoro harga semua jenis cabai naik drastis, mulai cabai kriting dari harga 30 ribu rupiah perkilogramnya menjadi 58 ribu rupiah perkilogramnya.

Cabai rawit dari harga 25 ribu rupiah menjadi 35 ribu rupiah perkilogramnya dan harga cabai hijau yang naik sebesar 10 ribu rupiah dari harga 15 ribu rupiah menjadi 25 ribu rupiah perkilogramnya.Pernyataan ini disampaikan oleh Umi salah satu pedagang cabai dipasar tersebut. Selasa, (1/11/16 ).
“Sejak 10 hari yang lalu semua jenis cabai naik dratis mungkin disebabkan oleh hujan lebat jadi banyak cabai yang busuk,” tegasnya

Umi menambahkan sejak musim penghujan ia mengalami kesulitan mendapatkan pasokan cabai,  biasanya ia mendapatkan cabai dari Cepu ,Jawa Tengah dan dapat memperoleh sebanyak 30 kilo gram cabai kini hanya dapat menyetok 15 kilo gram saja.

“Sekarang cari cabai juga sulit,  biasanya saya dapat memperoleh cabai 30 kilogram dari Cepu sekarang hanya 15 kilogram, “ tambahnya

Akibat melambungnya harga cabai membuat para pedagang di Bojonegoro kelimpungan karena omzet mereka turun hingga 80 persen.

“Wah pembelinya sepi banget mbk , cari duit susah gara-gara cabai naik. “ Jelas Umi
(Lin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .