Inilah Larangan Untuk PKL Dibeberapa Ruas Jalan Kota Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Selasa, November 22, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menurunkan surat pemberitahuan untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL)  yang berjualan diruas Jalan Trunojoyo, Jalan Panglima Sudirman,  Jalan diPonogoro dan Jalan Teuku Umar.

Satpol PP memberikan peraturan untuk PKL dengan ketentuan : Larangan berjualan diatas trotoar atau badan jalan pada pagi dan siang hari, jam berjualan diatur dengan ketentuan,  pada pagi hari (mulai menata aktivitas berjualan pukul 04.00 WIB dan selesai aktivitas berjualan serta lokasi bersih maksimal jam 08.00 WIB).  pada jam sore hari ( Mulai menata aktivitas berjualan jam 16.00 WIB dan selesai  aktivitas berjualan dan lokasi bersih maksimal jam 24.00 WIB). Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bojonegoro,  Ahmad Gunawan. Selasa, (22/11/16).

“Sudah mulai diedarkan hari ini untuk ruas Pangsud, Diponegoro, Teuku umar. Seminggu ini sosialisasi, Minggu depan mulai ditingkatkan, “Kata Kepala Satpol-PP Bojonegoro.

Para pedagang kaki lima harus menaati tata tertib berjualan antara lain lapak tidak permanen,  antar lapak pedagang tidak boleh ada pembatas dalam bentuk apapun,  lapak tidak boleh dibahu jalan, setelah selesai berjualan lokasi harus bersih dan tidak boleh meninggalkan barang dalam bentuk apapun dilokasi berjualan. Pihaknya menambahkan khusus hari Minggu pada jam operasional diberikan kelonggaran dengan tetap mematuhi ketentuan tata tertib.

“Ketidakpatuhan atas ketentuan,  maka akan diberikan teguran hingga eksekusi peralatan berjualan, “ Tegasnya. (Lin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .