Jumlah Penderita DBD Di Bojonegoro Capai 448 Orang Dalam Setahun, 15 Lainya Meninggal

Suara Bojonegoro     Kamis, November 10, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Kondisi cuaca yang tidak menentu yang melanda kabupaten Bojonegoro berdampak pada pertumbuhan virus penyakit yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Salah satunya virus Dengue yang disebarkan akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang mengakibatkan terjangkitnya penyakit demam berdarah dengue atau DBD.

Pernyataan ini di sampaikan oleh Dr. Whenny  Dyah P. selaku Kasi  Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro. Kamis, (10/11/16).

“ Jumlah penderita DBD pada tahun ini mencapai 448 jiwa dan ada 15 orang dinyatakan meninggal dari bulan Januari hingga Oktober, “Jelasnya.

Penyebaran penyakit ini terjadi hampir diseluruh wilayah Bojonegoro,  antara lain Sumberrejo, Ngasem,  Kedungadem,  Padangan,  Temayang, Ngraho,  Dander,  Trucuk dan Bojonegoro kota.

Pihaknya menambahkan  bahwa untuk mengantisipasi penyebaran demam berdarah telah dilaksanakan fogging disetiap kecamatan serta menghimbau kepada pihak puskesmas maupun bidan desa agar  membrantas demam berdarah yakni mengajak masyarakat untuk melaksanakan 3 M,  yakni Menguras bak air,  Mengubur Barang bekas dan Menutup tempat penyimpanan air.

“Kalau tahun ini angka peningkatan DBD yang masih tinggi pada awal bulan Januari sampai Maret , penderita DBD paling banyak  anak- anak usia 5 sampai 15 tahun, “Tambah Dr. Whenny. (Lin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .