Kakek Ini Nekat Gantung Diri Diduga Karena Sakit Tak Kunjung Sembuh

Suara Bojonegoro     Selasa, November 15, 2016    

Reporter : Nella Rachma
suarabojonegoro.com -  Diduga karena sakit yang tak kunjung sembuh, seorang kakek di Desa Ngorogunung RT 05 RW 02 Kecamatan Bubulan, Senin (14/11/2016) pagi bernama Sudja’i (90), warga desa setempat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung Diri.
Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh istrinya, Sarpik (52), sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan tubuh korban tergantung di kayu kusen di ruangan depan rumahnya. Singkat saja, kejadian ini langsung menggegerkan warga sekitar.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan dilanjut ke Polsek Bubulan. Menerima laporan ini, polisi bersama petugas medis segera mendatangi lokasi kejadian.
Kepada polisi, Sarpik (52) menuturkan, Senin pagi sekira pukul 05.00 WIB, usai bangun tidur dirinya langsung mencari suaminya, Sudja’i. Dia cari di seluruh kamar tak juga ditemukan.
Lalu dia ke ruangan depan. Betapa terkejutnya dia, ketika melihat tubuh suaminya sudah tergantung di kusen pintu rumah bagian depan yang daun pintunya dalam keadaan tertutup. Sarpik histeris. Dia pun menjerit dan berteriak memanggil Santo (60), keponakan korban.
“Setelah mengetahui kondisi korban, Santo pun langsung meminta tolong tetangganya. Lalu tetangganya berdatangan untuk menyaksikan dan melapor ke Polsek Bubulan,” kata Kapolsek Bubulan AKP Supadji.
Petugas yang mendatangi TKP, yakni Kapolsek Bubulan AKP Supadji, Kanit Reskrim Aiptu Obron, KSPKT Aiptu Drs Suparman, Bripka Suherin, dan Bripol Setioaji. Selain itu juga petugas Satpol PP Arief, anggota Koramil Bubulan Pelda Sugito, dan petugas Puskesmas Bubulan Edy Nurcahyo.
“Saat diturunkan, korban menggantung dengan menggunakan tali tampar plastik warna hijau dengan tali simpul, mengenakan kaos warna putih, sarung motif kotak  warna putih kombinasi coklat, dan ikat pinggang kain warna hitam,” jelas Kapolsek.
Dari pemeriksaan petugas medis, ciri-ciri fisik korban panjang tubuh 162 centimeter, kemaluan terpasang selang , ada bekas jeratan di leher sedalam 0,5 centimeter, dubur terdapat benjolan diduga hemoroid eksterna atau ambeyen luar.
“Selain itu juga tidak terdapat luka ataupun tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban meninggal karena gantung diri,” ujar AKP Supadji.
Karena pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah, maka jenazah korban diserahkan untuk segera dimakamkan. (Ney/Lis)

Sumber/Foto: Tribatra Bojonegoro

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .