Kang Yoto : Pengelolaan Sumur Tua Jangan Paguyuban Dan Jangan KUD Sebelumnya

Suara Bojonegoro     Rabu, November 16, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Bupati Bojonegoro Suyoto ikut menanggapi serius terkait masalah sumur minyak tua Wonocolo yang tidak menemui ujungnya. Bahkan dalam waktu dekat ini juga Pertamina Asset 4 Field Cepu bersama Pemkab Bojonegoro dan TNI Polri akan kembali melakukan penertiban di Sumur minyak tua dengan diawali adanya sosialisasi.

Menurut Kang Yoto sapaan akrab Bupati Bojonegoro jika pihaknya sedang mengusulkan sistem pengelolaan sumur minyak tua dirubah yaitu ditangani langsung oleh Pertamina selaku pemilik WKP. Namun jika ada KUD atau BUMD dalam pengelolaan harus benar-benar yang dibina oleh Pertamina.

" Kalau dilihat investor adalah yang mendorong besarnya tingkat pelanggaran pengelokaan sumur tua ," kata Bupati.

Dirinya juga mengakui, jika pengelolaan sumur tua melalui paguyuban sebenarnya tidak sesuai dengan regulasi sehingga secara bertahap harus dilakukan pemutusan terhadap paguyuban penambang yang saat ini mengelola sumur tua. " Say juga menyampaikan ini kepada Wamen ESDM karena memang ini regulasi dari Menteri ESDM," tambahnya.

Lebih lanjut, jika pengelolaan sumur minyak tua tidak menggunakan paguyuban, pihaknya juga tidak mau pengeloaan dibawah KUD kemaren (KUD sebelum paguyuban) yang bertindak seenaknya  dengan menjadi kepanjangan tangan investor.

"Jika pengelolaan dibawah KUD juga jangan yang ada investor dan harus langsung berhubungan dengan Pertamina," tambah Kang yoto. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .