Kecelakaan Tengah Malam, Satu Korban Meninggal

Suara Bojonegoro     Selasa, November 08, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Diduga akibat mengantuk, seorang pengemudi truk Fuso Dengan Nopol Kendaraan AG 8776 UR mengalamai kecelakaan dan tergencet didalam kabin kendaraan,  Misnadi (35), pengemudi truk Fuso ini warga Desa Sidomulyo Rt.02/02 Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban meninggal saat perjalanan menuju Rumah Sakit, Senin (7/11/16).

Sebelum meninggal korban mengalami luka parah dan akibat kecelakaan di jalur Pantura Tuban tepatnya di jalan raya Bulu KM. 13-14 Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban Jawa Timur saat menegemudi kendaraan truk Fuso dan terlibat laka dengan truk tronton yang berjalan searah di jalur nasional tersebut.

Kasat Lantas Polres Tuban AKP Eko Iskandar menerangkan bahwa peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat kendaraan truk Fuso Nopol AG 8776 UR yang dikemudikan oleh Misnadi berjalan dari arah Tuban menuju Jakarta yang mana saat itu truk tersebut beriring-iringan dengan kendaraan truk tronton Nopol B 9042 UO yang dikemudikan oleh Salam (45), warga Desa Sumur Pule, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang jawa Tengah.

“Pada saat beriring-iringan itulah pemudi truk Fuso tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan baik. Yang mana saat itu diduga korban dalam kondisi mengantuk,” terang Kasat Lantas AKP Eko Iskandar seperti yang dilansir dari humas Polres Tuban.

Diduga akibat mengantuk itulah korban Misnadi tidak mengetahui jika kendaraan yang berjalan di depannya mengurangi kecepatan sehingga truk Fuso yang dikemudikan korban menabrak bagian belakang truk tronton yang ada di depannya.

Karena kondisi kerusakan bagian depan truk yang ringsek parah sehingga korban terjepit didalam kabin, dalam waktu tidak lama korban bisa dievakuasi, namun sopir naas itu meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Kita telah melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan ini termasuk memeriksa sejumlah saksi. Untuk kendaraan yang terlibat langsung kita evakuasi supaya tidak menganggu arus lalu lintas,” pungkas AKP Eko Iskandar. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .