Keluhan Dan Harapan Penambang Jika Sumur Tua Ditertibkan

Suara Bojonegoro     Rabu, November 23, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dalam sosialisasi penertiban sumur tua di Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan penambang minyak sumur menyatakan bahwa masalah utama yang dihadapi oleh penambang adalah masalah modal sehingga mau tidak mau mereka akan menggandeng pihak lain yakni para pemilik modal sedangkan pemilik modal itu ada yang dari daerah sekitar ada pula yang dari luar Bojonegoro.

Salah satu penambang, Kamita menjelaskan bahwa hasil minyak memang dijual ke Pertamina, namun seiring waktu harga minyak dari pertamina jauh lebib rendah dibandingkan harga yang ditawarkan pihak lain diluar pertamina sehingga banyak penambang yang akhirnya menjual kepihak diluar pertamina. Harga yang ditawarkan pertamina ke penambang Rp 1.600.000 sampai  Rp1.800.000 untuk setiap 1000  liter minyak mentah sedangkan untuk masuk dipenyuling atau diolah sendiri harga mencapai Ro 2.400.000 per 1000 liter.

" kami mengharapkan jika memang minyak harus dijual ke pertamina seharusnya harga itu harus seimbang dengan harga dari luar atau lebih tinggi sehingga tidak dijual ke penyuling," tambhnya.

Selain itu, diinya mengakui dengan adanya rencana penertiban ini para penambang resah dan gelisah karena mata pencaharian mereka akan hilang karena aktifitas penambangan ini sudah menjadi urat nadi dari masa ke masa.

Terpisah, penambang lain Abdul Kolik
menyatakan dengan adanya blanko yang diberikan Pemkab Bojonegoro diharapkan  ada bantuan permodalan sehingga dirinya ingin berwirausaha jika memang nanti tambang ini harus berhenti.

" Semoga pemerintah selain menginventarisir juga memberikan pelatihan dan permodalan sebagai denyut hidup yang baru," harapnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .