Komisaris PT BBS Adalah PNS Penyebab Kalah Lelang Pasar Malo

Suara Bojonegoro     Kamis, November 24, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro kalah lelang proyek pengerjaan pasar Malo setelah sebelumnya lolos administrasi dan teknis. Namun akhirnya PT BBS kalah dengan PT Bangun Cipta Cita dari Surabaya karena suatu masalah kecil.

Dalam pengumuman hasil lelang yang dilakukan ULP bahwa PT BBS kalah lelang dikarenakan pengurus dari BUMD Bojonegoro ini terdapat salah satu PNS aktif Pemkab Bojonegoro sehingga bertentangan dengan perpres no 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa yang terakhir diubah perpres no 4 tahun 2015 pasal 19 ayat 3.

Padahal seperti yang diketahui bahwa proyek gedung Pemkab Bojonegoro lantai 7 juga dikerjakan oleh PT Hutama Karya yang merupakan BUMN dan salah satu pengurus juga merupakan PNS aktif.

Melihat masalah tersebut, anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Suyono juga heran dengan hasil lelang yang kalah karena masalah pengurus ada yang menjadi PNS padahal PT HK yang memiliki pengurus PNS juga tidak dipermasalahkan saat mengikuti lelang bahkan gedung pemkab lantai 7, waduk gongseng juga dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK).

"Bulan depan kita jadwalkan hearing dengan semua pihak terkait baik DPU, ULP, PT BBS untuk menjelaskan agar transparan," tambah politisi Nasdem ini.

Sebelumnya, PT Bojonegoro Bangun Sarana beserta PT Bangun Cipta Cita lolos administrasi dan teknis setelah PT Daya Patra Ngasem tidak lolos secara teknis. Namun akhirnya PT BBS dinyatakan kalah lelang dikarenakan hal diatas terkait pengurus PT BBS adalah seorang PNS aktif. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .