Kuasa Hukum Goenadi : Kurator Harus Perhatikan Masalah Perut Karyawan

Suara Bojonegoro     Minggu, November 20, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Perusahaan Rokok CV 369 Setelah ditetapkan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya, aset perusahaan dilimpahkan ke kurator sebagai eksekutor. Penyegelan beberapa aset CV 369 telah dilakukan oleh kurator.

Kemudian, tanggal 11 November kemaren ratusan karyawan CV 369 diberi sosialisasi oleh kurator atas pailitnya peruasahaan rokok tersebut.

Atas dasar surat kuasa nomor: 0679/SKK/Pmh.Kasasi/GH/XI/2016, pemegang kuasa perusahaan, Goenadi meminta bantuan kepada 3 Pengacara. Kemudian pihaknya melakukan permohonan kasasi.

Salah satu pengacara Goenadi, dari kantor Graha Hukum/ Law Office Surabaya, Robert Mantinia, SE., SH., MH mengatakan, pihak kurator harus menimbang masalah sosiologisnya karyawan. Kemudian adanya dampak pengangguran yang cukup luar biasa di Bojonegoro.

"Ini masalah perut rumah tangga (Karyawan) tidak bisa diganggu gugat, kurator harus melihat itu," katanya saat di Bojonegoro. Jum'at (18/11/16) sore.

Selanjutnya, ditambahi oleh ketua tim pengacara Goenadi, A Herman Susilo., SH., MH, menyampaikan bahwa penyegelan yang dilakukan oleh kurator dalam perkara pailit ini ada keresahan dari pihak karyawan, membuat para karyawan statusnya tidak jelas, karena tidak bisa bekerja namun disitu hanya diberi pengumuman pada semenjak tanggal 31 Desember statusnya PHK (putus hubungan kerja).

"Perlu kami sampaikan, konsekuensi PHK itu seharusnya menurut UU tenaga kerja status terhadap karyawan adalah dirumahkan, namun dengan status dirumahkan itu mestinya hak-hak terhadap karyawan harusnya tetap diberikan. Tentang masalah pedangon itu setelah ditetapkan setelah 31 Desemember," katanya usai melakukan koordinasi di Mapolres Bojonegoro.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .