Mantan Kepala Diknas Bojonegoro Husnul Khuluq Ditahan Kejaksaan

Suara Bojonegoro     Senin, November 14, 2016    

Reporter : --


suarabojonegoro.com - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik di era Bupati Robbach Ma'sum, Husnul Khuluq resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Ia diduga terliibat dalam kasus korupsi perkara penyimpangan dana Kas Daerah Pemkab Gresik senilai Rp1,3 miliar.

Selain Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Husnul Khuluq, ada dua tersangka juga ditahan. Yakni, mantan petinggi PT Smelting Gresik, Dukut Imam Widodo, dan Syaiful Bachri. Dukut Imam Widodo juga merupakan penulis buku Soerabaia Tempo Doloe dan Gresik Tempo Doeloe. Semua tersangka itu, diangkut mobil Nissan plat merah nopol W 986 AP dan dikawal dua polisi bersenjata lengkap dibawa ke LP Banjarsari Cerme, Gresik.

Dugaan korupsi yang menyeret Mantan Sekda Pemkab Gresik dan petinggi PT Smelting Gresik, berawal ketiga tersangka melakukan perjanjian kerjasama antara Pemkab Gresik dengan PT Smelting Gresik tentang sewa sebagian perairan laut dari kewenangan Pemkab Gresik tahun 2006 sebesar Rp1,37 miliar.

"Memang benar kami telah menahan ketiga tersangka setelah Kejari Gresik menerima limpahan penyidik dari Polda Jatim, dan Kejati Jatim," kata Kasie Intel Kejari Gresik, Lutchas Rohman kepada wartawan, Senin (14/11/2016).

Lutchas Rohman menjelaskan, ketiga tersangka itu ditengarai melakukan penyimpangan dana kas Pemkab Gresik pada tahun 2006. "Ketiga tersangka kami jerat dengan pasal 3 dan 4 UU Tipikor," paparnya.

Mengenai kerugiannya lanjut Lutchas Rohman, pihaknya sampai saat belum menerima berapa total kerugiannya. Namun, berdasarkan berkas bukti pemeriksaan ada kerugian sebesar Rp1,37 miliar. "Berdasarkan berkas bukti pemeriksaan. Ketiga tersangka itu merugikan negara sebesar Rp 1,37 miliar," ujarnya.

Sementara itu, penasehat hukum (PH), salah satu tersangka Syaiful Bachri. Rihantoro Bayu Aji, SH menyatakan dalam kasus ini menyatakan hanya sebagai pengutus saja. Sebab, ada orang lain yang turut menandatangani.

"Sambil jalan kami berupaya ada penangguhan penahanan. Pasalnya, ada orang lain diluar klien kami yang turut menandatangani," tandasnya. (lis)

Foto: Ilustrasi
Sumber: http://beritajatim.com/hukum_kriminal/
282324/husnul_khuluq_dan_dukut_imam_
widodo_ditahan_kejari_gresik.htm

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .