PC PMII Bojonegoro Berharap Pemkab Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru dan Kualitasnya

Suara Bojonegoro     Jumat, November 25, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro dalam pers rilisenya terkait Hari Guru, menyampaikan isi tuntutanya kepada pemerintah daerah, baik kabupaten  dan provinsi, serta pemerintah pusat agar lebih memperhatikan tingkat kesejahteraan guru-guru swasta atau Non PNS. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PC PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid, bahwasanya di Bojonegoro tingkat kesejahteraan guru swasta perlu diperhatikan lagi. Sebab tuntutan profesi mereka sangat mulia sekali untuk membangun generasi bangsa ini, sehingga kita sangat berhutang budi kepada guru-guru kita. Oleh karenanya menurut data yang dihimpun PC PMII Bojonegoro, saat ini masih banyak guru swasta yang  menerima gaji hanya 300 ribu perbulanya, bahkan ada yang kurang.

“Kalau cuma 300 ribu apakah cukup untuk mencukupi kebutuhanya, jadi bagi PMII pemrintah belum mampu mengayomi kesejahteraan guri swasta. Padahal angka guru swasta cukup tinggi. Kalau karyawan saja, ada UMK, maka kami berharap untuk gaji guru swasta juga harus ada standarisasinya, minimal diatas UMK lah, sebab menjadi guru juga perlu biaya tinggi saat kuliah" ujarnya. 

Selain mengkritisi gaji guru, PMII juga meminta pemerintah agar getol meningkatkan SDM guru-guru. Agar guru benar-benar menjadi orang yang digugu dan ditiru.

“Kalau gurunya cerdas, hebat, bermartabat,  dan berdaya saing tinggi serta produktif, harapanya murid yang dihasilkanpun juga menjadi lebih berkualitas lagi. Sehingga generasi bangsa ini akan mampu membawa citra Indonesia yang lebih baik lagi”  pungkasnya saat berada di Kantor PMII, Jalan Pondok Pinang No.2 A Bojonegoro. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .