Pembatalan Pengadaan Lahan di Kaliombo dan Kalisumber Berdasarkan PoD Revisi

Suara Bojonegoro     Kamis, November 03, 2016    

Kamis, 03 November 2016
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Rencana pengadaan lahan di Kaliombo dan Kalisumber untuk kepentingan pengembangan proyek gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) ternyata kandas. Pembatalan tersebut merupakan langkah optimasi, sebab harga minyak dan gas dunia mengalami penurunan. Optimasi yang dipilih dari Pemerintah dalam hal ini SKK Migas adalah membatalkan pengadaan lahan, yang sebelumnya bakal dijadikan pembangunan jalur pipa, fasilitas pengolahan gas, tapak sumur dan jalan akses J-TB.

Sebelumnya, saat sosialisasi di Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari, operator proyek J-TB, yang diwakili Bagian Hukum dan Humas Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), Wisnu Bahriansyah mengatakan, pembatalan ini berdasarkan PoD ((Plant of Development) revisi. Selain penghematan dari segi pembatalan pengadaan lahan juga dilakukan optimasi (penghematan biaya) pengurangan sumur, dari 14 sumur menjadi 6 sumur.

"Kemudian ada 2 tapak sumur, yang ada di Bandungrejo dan satunya di Kaliombo. Karena untuk optimasi. Supaya harga gas ekonomis, supaya proyeknya jalan harus optimasi," katanya usai acara sosialisasi di balaidesa Kaliombo, Rabu (2/11/16).

Ia menegaskan, optomasi ini berdasarkan alasan teknis, kemudian PoD nya direvisi supaya ekonomis. "ini murni pertimbangan teknis, ini bukan tiba-tiba," tgasnya.

Saat disinggung nilai (Plant of Development/ Pod) Wisnu Bahriansyah tak hafal betul nilai Pod revisi tersebut. "Saya gak hafal, coba nanti dikirim e-mail," ucapnya. (Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .