Penertiban Sumur Tua Juga Menertibkan Oknum Berkedok KUD Dan Paguyuban

Suara Bojonegoro     Senin, November 21, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu selaku pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) sumur minyak tua Wonocolo menegaskan jika penertiban yang akan dilakukannya dimaksudkan untuk menata peredaran minyak mentah di pasar ilegal yang diproduksika dari sumur tua. Senin 21/11/2016

"Pasar ilegal itu oknum yang berkedok ijin KUD dan Paguyuban penambang," kata Field Manager Pertamina Asset 4 Field Cepu, Agus Amperiyanto.

Menurutnya, pihaknya sependapat dengan Bupati Bojonegoro terkait pengelolaan sumur tua yang bukan melaui paguyuban penambang  bukan pula oleh KUD seperti dahulu yang menjadi kepanjangan tangan inveator dan membersihkan peredaran minyak mentah olahan ilegal agar tidak merugikan negara dan menyelamatkan lingkungan.

"Secara umum, pasar ilegal berkedok mereka oknim KUD dan Paguyuban," tambahnya.

Dirinya juga menceritakan jika oknum tersebut bekerja berbekal DO yang semestinya minyak diserahkan negara yaitu Pertamina tetapi malah dijual kepada penadah atau oknum treder dengan maksud mengambil keuntungan sesaat dan menyuburkan pungli ke oknum petugas.

" Jika diolah sendiri dan dijual lagi ke masyarakat akhirnya sebetulnya masyarakat juga yg dirugikan karena memperoleh kualitas BBM yang tidam sesuai spec bahan bakar yang semestinya," tegasnya. (Ney/Red)

Foto: Dok. Suara Bojonegoro

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .