Praktek produksi Film santri Diniyah

Suara Bojonegoro     Rabu, November 02, 2016    

Rabu, 02 November 2016
Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Bekal tentang bidang perfilman menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk kita pelajari,  terlebih kita dapat melakukan praktek membuat film pendek secara langsung. Seperti kegiatan ekstrakulikuler pembekalan produksi film yang diselenggarakan oleh  Madrasah Diniyyah Al-Khoziniyah  lembaga pendidikan Islam Sendangrejo,  kecamatan Tambakrejo,  Bojonegoro yang diiikuti oleh seluruh santriwan dan santriwati diniyah pada Rabu,  (2/11/16).

Menurut K. M. Nur Hadi,  NH selaku Kepala Madrasah Diniyah Al Khoziniyah menyatakan bahwa kegiatan pembekalan pembuatan film sangat bermanfaat karena kedepannya dapat dikembangkan oleh santri agar dapat berkarya khususnya membuat film bertajuk islami.

“Pembekalan dibidang perfilman bisa dikembangkan santri disini,  karena selain mendapatkan ilmu agama Islam para santri diharapkan dapat multitalenta dan dapat berkarya,” tutur Romo Yai.

Sementara,  Pengisi materi produksi film tersebut adalah Hidayah alumni jurusan Broadcasting Universitas Diannuswantoro, Semarang. Materi perfilman tersebut meliputi cara membuat skenario film dan praktek membuat skenario,  Casting atau pemilihan pemain,  Teknik Pengambilan Gambar ,Teknik Program Director atau Penyutradaraan dan praktek produksi membuat film pendek berjudul ‘Cintaku Terhalang Dinding Pesantren.

“Alhamdulillah,  banyak yang tertarik dengan bidang perfilman,  para santri sangat kreatif dalam membuat ide ceria dan memiliki talenta bagus dalam mendirect film dan acting meski tanpa persiapan," kata Hidayah kepada Suarabojonegoro.com.

Sementara, pemain  dalam praktek pembuatan film ini diambil dari santriwan santriwati Diniyah tersebut,  seperti Pic Yono dan Ani serta Predy sebagai crew pengambilan gambar.

Menurut Predy Andre  salah satu santri Diniyah bahwa ia antusias mengikuti kegiatan ini  karena selain mengaji ia memperoleh pengetahuan baru dibidang film dan broadcasting.

“Hari ini cukup asyik karena saya bisa belajar membuat film meskipun awalnya tak mempunyai konsep,  kedepannya pengen bikin skenario komedi untuk pesantren, “ kata salah satu Santri. (Lin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .