Terkait Dipailitkan PR 369, Inilah Tanggapan Bea Cukai Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Selasa, November 15, 2016    

Reporter : Lina Nur Hidayah


suarabojonegoro.com - Menindaklanjuti surat keputusan pailit oleh Pengadilan Tata niaga Surabaya dan pengambil alihan aset pailit Perusahaan Rokok 369 milik Goenadi berdasarkan surat keputusan dari kurator pusat pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2016 lalu bahwa perusahaan rokok 369 dinyatakan pailit akibat hutang kepada PT. Surya Central Dearomo sebesar 1.6 Milyar. Sehubungan dengan hal tersebut Imam

Taufik Selaku Staf Pelayanan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bojonegoro angkat bicara, pihaknya menyatakan kantor beacukai tidak ada kaitannya dengan surat keputusan kepailitan 369, karena surat tersebut dari kurator pusat Jakarta Selatan atas nama Arif sehingga pihak cukai hanya melaksanakan prosedur sesuai keputusan kurator yakni menghentikan atau memblokir kegiatan perusahaan yang telah dipailitkan. Selasa,  (15/11/16).

“Keputusan pailit dari kurator pusat jadi tidak ada kaitannya dengan kami, “ Kata Imam saat ditemui dikantornya.

Imam menambahkan bahwa perusahaan 369 masih memiliki hutang dibea cukai sekitar 20 juta rupiah dan telah melunasi hutang sekitar 523 juta rupiah dari jumlah pajak yang harus dibayar senilai sekitar 542 juta Rupiah.

“Untuk pelunasan hutang tersebut tidak ada jatuh temponya karena kami tidak berhak menagih hutang ke perusahaan tersebut,  namun tanggal 21 November kami harus menyerahkan ke kurator, “Tambahnya.  (Lin/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .