Warga Tolak Pengembalian Berkas Pembebasan Lahan di Kaliombo

Suara Bojonegoro     Rabu, November 02, 2016    

Rabu, 02 November 2016
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Dalam acara sosialisasi pembatalan pembebasan lahan milik 24 warga Desa Kaliombo Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro di Balaidesa setempat, hanya 3 orang saja yang menerima pengembalian berkas tersebut. Pasalnya, setelah diadakan dialog antara SKK Migas, PEPC dengan warga setempat, banyak diantaranya yang menginginkan proyek tersebut tetap diteruskan. Rabu (2/11/16).

Ketika Suwono dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro memanggil satu persatu dari 24 warga tersebut, hanya 3 warga saja yang mengambil berkas.

"Tidak mau, dilanjutkan saja," celetuk Basir saat dipanggil.

Dari ke 24 daftar nama-nama warga, hanya 3 warga yang mengambil berkas yang dulunya menjadi syarat pembebasan lahan. Ketiga warga tersebut atas nama, Jukarsih, Wagiyem, dan Tini (Mulyono).

"Dititipkan pak lurah saja Pak," celetuk Waras.

Usai acara sosialisasi, saat Waras ditemui suarabojonegoro.com di samping Balaidesa setempat mengatakan, warga tetap menginginkan proyek negara ini berlanjut. "Pokoknya warga tetap menginginkan proyek ini dilanjutkan," tegas Waras dengan nada tinggi.

Sebelumnya, paparan SKK Migas dan PEPC dihadapan puluhan warga menegaskan bahwa pembatalan pembebasan lahan tersebut dengan alasan harga minyak dan gas bumi mengalami penurunan.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .